Bandung (2/9/2019) – Dr. Keri Lestari, M.Si., Apt., memberikan paparan gagasan selama 5 menit di depan Panitia Pemilihan Rektor Universitas Padjadjaran, Majelis Wali Amanat, dan para awak media di executive lounge, Unpad, Bandung .

Berikut adalah pemaparan gagasan dari Dr. Keri :

Pengembangan pendidikan di Jawa Barat memiliki peluang yang besar untuk mewujudkan pendidikan yang sinergi dengan berbagai komponen pembangunan. Penyelenggaraan pendidikan yang baik adalah yang mampu  memahami dan menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat. Tentu saja hal ini tidak dapat tercapai tanpa adanya sinergi dari berbagai pihak mulai dari akademik, bisnis, pemerintah, media, dan masyarakat. 

Universitas Padjadjaran saat ini bertransformasi menjadi 4th generation university. Dalam fase ini, Unpad bukan hanya menciptakan profesional, ilmuwan dan pengusaha, namun memiliki andil dalam meningkatkan kompetensi regional. Unpad telah secara proaktif mempengaruhi pembangunan ekonomi berbasis lokal menjadi ujung tombak pengembangan wilayah.

Keri Lestari, salah satu dari sembilan calon Rektor Unpad Periode 2019-2024 menerangkan, “Sebagai universitas generasi keempat, Universitas Padjadjaran juga mempunyai peran untuk pengembangan wilayah. Sehingga pencapaian tertinggi Unpad bukan hanya dalam segi akademis dan pemeringkatan serta World Class University, namun juga sebagai agen pengembangan wilayah di Indonesia khususnya  Jawa Barat.”

Strategi yang disiapkan Keri untuk membawa Unpad masuk dalam 500 besar ranking universitas sedunia terangkum dalam SINERGI UNPAD. Sinergi adalah intersksi harmonis yang melibatkan kepercayaan, komunikasi efektif, feedback yang cepat dan kreativitas untuk bergerak bersama menghasilkan sesuatu yang optimal. Strategi SINERGI diimplementasikan dalam 7 kata kunci yaitu Socio-technopreneurial University, Inclusivity, Nationalism, Education, Respect, Go Global, dan  Impactful.

“SINERGI berarti menghargai keberagaman dan menguatkan kebersamaan sivitas akademika Unpad agar bergerak bersama ke arah yang lebih baik untuk kemaslahatan Jawa Barat dan Indonesia,” terang Keri.

Dengan SINERGI, Keri optimis dapat  memastikan aktivitas tri dharma Perguruan Tinggi Universitas Padjadjaran yang dilakukan oleh segenap Civitas Akademika Universitas Padjadjaran memberikan dampak nyata terhadap masyarakat Indonesia terutama Jawa Barat, dan masyarakat global.

Secara spesifik, strategi SINERGI yang Keri luncurkan untuk masyarakat adalah Socio-technopreneurial University yang berarti mengembangkan usaha berbasis teknologi yang melibatkan masyarakat untuk kesejahteraan masyarakat serta mendukung kekuatan finansial Unpad dengan ekosistem inovasi Unpad 4.0. Selain itu, Nationalism, yang artinya Unpad berperan sebagai referensi solusi di tengah dinamika global yang dihadapi bangsa Indonesia. Education, Unpad menyelenggarakan inovasi pendidikan yang berkualitas dan menjangkau segenap lapisan masyarakat mencetak SDM unggul untuk Indonesia maju

Sedangkan untuk dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa adalah Inclusivity berarti menghadirkan tata kelola UNPAD yang inklusif dengan manajemen partisipatif  untuk semua sivitas akademika Unpad. No One Left Behind. Selanjutnya, Respect, berarti menciptakan iklim komunikasi organisasi yang saling menghormati dan menjaga kehormatan Unpad secara internal maupu eksternal bersama alumni, lembaga lembaga funding, organisasi internasional lainnya. Kemudian, Go Global Unpad hadir untuk memfasilitasi hasil karya dan inovasi segenap sivitas akademika, baik tendik, dosen, mahasiswa, dan alumni dengan mengangkat potensi lokal untuk bersaing secara global (local-global interconnectivity). Mengangkat keberagaman dan kebersamaan Unpad ditingkat dunia. Impactful berarti memastikan aktivitas tri dharma Perguruan Tinggi Universitas Padjadjaran yang dilakukan oleh segenap Civitas Akademika Universitas Padjadjaran memberikan dampak nyata terhadap masyarakat Indonesia khususnya Jawa Barat dan masyarakat global.

Keri menegaskan dirinya akan mengoptimalkan Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni untuk memfasilitasi kegiatan kemahasiswaan secara optimal sehingga performa tingkat nasional dan internasional dapat tertata dengan baik. Serta Direktorat Pengelolaan Investasi untuk menguatkan kekuatan finansial Unpad.

Sebagai universitas generasi keempat, Universitas Padjadjaran juga mempunyai peran untuk pengembangan wilayah. Sehingga pencapaian tertinggi Unpad bukan saja dalam pemeringkatan dan WCU, namun juga sebagai agen pengembangan wilayah di Indonesia terutama di Jawa Barat. Sehingga Sinergi Unpad juga turut mewujudkan Jabar Juara dan Indonesia Maju.

Berikut adalah file pemaparan gagasan Dr. Keri